{
  "page": "poetry",
  "language": "idn",
  "sample_rate": 48000,
  "total_duration_sec": 1402.72,
  "blocks": 26,
  "engine": "voxcpm.cpp-q8",
  "chunks": [
    {
      "hash": "2c09f92b",
      "text": "puisi sebagian puisi di bawah ini ditulis pada tahun-tahun pertama perjalanan kami, 1979-82, ketika kami tidak tahu apa-apa tentang kemurnian, kesatuan, penyucian, kebebasan dari dosa, kerajaan, dan sebagainya. puisi-puisi ini ditulis oleh joan ketika ia mendapat pewahyuan pertamanya tentang dia, pada masa cinta pertamanya. dalam takjub dan kasih, ia sering tidak mampu berdiri, bahkan menulis beberapa di antaranya sambil berbaring di lantai. ia belum pernah menulis sebelumnya; tetapi karena diliputi kasih, kata-kata di bawah ini mengalir keluar darinya. ia bahkan tidak menyadari bahwa itu puisi sampai seorang teman mengenalinya. karena kata-kata itu berbicara tentang sesuatu yang pada waktu itu bahkan kami tidak tahu mungkin terjadi, jelaslah bahwa kebanyakannya berasal dari roh-nya. dari tuhan, \"setiap puisi adalah sebuah makalah.\" satu dengar oh israel tuhan allah kita tuhan itu esa yang kudus yang ajaib yang mahakuasa yang mulia dengar oh tuhan seruanku kepada-mu dari banyaknya yang berperang di dalam diriku jadikan aku satu dengan-mu",
      "file": "001-2c09f92b.wav",
      "start_sec": 0.0,
      "end_sec": 58.08,
      "duration_sec": 58.08,
      "gap_before_sec": 0.0
    },
    {
      "hash": "f06ef221",
      "text": "allahku allahku mengguncang perbukitan dengan guntur-nya allahku menghantam pantai dengan kuasa-nya allahku melemparkan bintang-bintang ke seluruh langit dan allahku berjalan di bumi sebagai seorang anak (ratusan malaikat yang mulia) para malaikat menyanyi para malaikat bernyanyi saat engkau turun dari surga malaikat-malaikat bernyanyi saat engkau datang untuk membebaskan malaikat-malaikat bernyanyi saat engkau membawa kepada kami hidup-mu malaikat-malaikat bernyanyi agar di dalam engkau kami boleh ada pikiran kita pikiran kita adalah tuan kita seekor binatang buas yang rakus ia membuat kita diperbudak ia menjauhkan kita dari-mu singkirkanlah buanglah detik & menit & jam & hari kuasa-mu menyertai kami kuasa-mu dan kasih karunia-mu. sampai engkau tidak lagi tertutupi sampai engkau tidak lagi ditinggalkan maka ada keheningan maka ada damai dan engkau ada di sana dan engkau ada di sana dan engkau ada di sana selalu ada di sana damai kelembutan hadirat yang membelai seperti semilir angin hangat menopang di masa pencobaan menenangkan dengan tangan yang lembut",
      "file": "002-f06ef221.wav",
      "start_sec": 58.58,
      "end_sec": 109.62,
      "duration_sec": 51.04,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "84912c2a",
      "text": "bukan ekstase sukacita juga bukan gurun ketiadaan melainkan damai yang melampaui segala pengertian engkau bersamaku dan aku dapat tersenyum atas kehidupan ini mekar ketika kami datang kepada-mu kami mekar seperti kuncup pada musim semi seperti mawar pada musim panas kehidupannya kami terangkat dari dalam bumi untuk menyongsong terang dan kami bukan lagi seperti dulu melainkan bagian dari-mu pimpin aku engkau mahakudus, oh tuhanku pimpin aku untuk memberi kepada-mu dalam saudaraku pimpin aku untuk melayani-mu dalam saudaraku pimpin aku untuk mengasihi-mu dalam saudaraku engkau adalah segala-galanya, oh tuhanku pimpin aku engkau masa-masaku ada di tangan-mu dan seluruh hari-hariku dalam pemeliharaan-mu engkau mengangkat kakiku dari batu dan menggenggam tanganku dalam kegelapan padang rumput dan rimba-mu adalah milikku dan air-mu mengalir melalui hatiku engkau adalah kemuliaan dan kasih dari seluruh kekekalan dan aku milik-mu selamanya engkau membasuh kakiku dengan kasih-mu dan jiwaku dengan roh-mu",
      "file": "003-84912c2a.wav",
      "start_sec": 110.12,
      "end_sec": 167.4,
      "duration_sec": 57.28,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "06cb9c3c",
      "text": "tuhan kemuliaan tuhan kemuliaan engkau bersinar menembus gelap bersinarlah di tempat rahasia itu bersinarlah di hati kami tuhan kemuliaan engkau menghembuskan kasih-mu hembuskan pada roh kami hidup hembuskan pada jiwa kami tuhan kemuliaan engkau membelai kami di dalam dan kami ada di dalam engkau, tuhanku dan engkau ada di dalam dia waktu teduh kenikmatan dan kekhawatiran dunia ini tidak boleh dibiarkan mengambil waktu teduh waktu teduh waktu teduh bersama-mu aku mengenal-mu melalui keajaiban dunia-mu dan haus akan lebih aku menyanyikan pujian-pujian bagi-mu dan engkau memenuhi aku dengan kasih-mu aku melayang untuk menyongsong kemuliaan-mu dan tersungkur di hadapan hadirat-mu waktu teduh waktu teduh waktu teduh engkau menjadikanku engkau menjadikanku aku melihat engkau membentukku dari tanah liat dan membungkuk untuk menegakkan aku berdiri dan lalu tetap di sana, begitu dekat, untuk menolongku berjalan bersama-mu bagaimana mungkin aku tidak percaya kepada-mu allah allah adalah nama yang kami pakai untuk mengidentifikasi engkau",
      "file": "004-06cb9c3c.wav",
      "start_sec": 167.9,
      "end_sec": 225.82,
      "duration_sec": 57.92,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "fbc9d59a",
      "text": "seakan-akan untuk menggambarkan suatu spesies yang terpisah namun hakikat keberadaan-mu kemurnian mutlak dalam seluruh diri-mu siapa engkau dalam seluruh kemuliaan-mu lembut, sabar, damai, penuh kasih menjadikan engkau satu-satunya di seluruh ciptaan layak disembah dan dipersembahkan pengabdian maka aku tersungkur di hadapan kemilau-mu dalam pemujaan akan keberadaan-mu dan dari dalam diriku aku memanggil-mu dengan rendah hati siapa engkau—sesungguhnya allahku pimpin aku pangkas aku pakailah aku ambillah aku melekat melekatlah kepada-ku dan aku tidak akan pernah meninggalkanmu melekatlah kepada-ku dan aku akan menunjukkan kasih kepadamu melekatlah kepada-ku dan aku akan memenuhi kamu dengan diri-ku melekatlah kepada-ku dan aku akan membawa kamu pulang haleluya (pujilah tuhan) haleluya bagi-mu, tuhanku haleluya bagi-mu, rajaku kiranya engkau menunjukkan diri-mu kepada kami kiranya engkau menunjukkan nama-mu kepada kami haleluya bagi-mu, tuhanku haleluya bagi-mu, rajaku kiranya engkau, allah yang kudus, engkau yang mahakuasa akan berjalan pada hari ini bersamaku",
      "file": "005-fbc9d59a.wav",
      "start_sec": 226.32,
      "end_sec": 282.96,
      "duration_sec": 56.64,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "5a9178de",
      "text": "menyentuh-mu aku merasakan engkau dalam segala sesuatu di dalam dunia-mu gemericik anak sungai dan gelombang samudra yang dahsyat aroma mawar dan sentuhannya di wajahku pernyataan gunung yang perkasa kepada langit yang tak berujung pohon tua yang bijak tempat aku bersandar dan merasakan kasih-mu mengangkat tinggi aku menggenggam tangan-mu saat aku menempuh kehidupan ini dan menyentuh engkau dalam segala sesuatu di dalam dunia-mu percaya engkau memintaku untuk memohon akan lebih percaya kepada-mu lalu engkau memberiku kepercayaan untuk membebaskanku kunci-kunci andaikan aku dapat melihat hidup melalui mata-mu segala yang terbaik dalam setiap keadaan andaikan aku dapat memikirkan pikiran seperti engkau lembut, rendah hati, sabar dalam perenungan andaikan aku dapat merasakan sebagaimana hati-mu mengajar sukacita dan damai dan kasih bagi seluruh umat manusia maka aku dapat hidup sepenuhnya dalam kerajaan-mu oleh kasih karunia dan roh-mu jadilah demikian pelindung tidak perlu takut kepada musuh",
      "file": "006-5a9178de.wav",
      "start_sec": 283.46,
      "end_sec": 337.22,
      "duration_sec": 53.76,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "ff802f25",
      "text": "tidak perlu bersembunyi dalam gelap tidak perlu meringkuk di sudut-sudut tidak perlu karena dia sungguh mendengar tuhan adalah kekuatanku dia adalah perisaiku tuhan berperang oleh kemuliaan nama-nya tuhan adalah terangku dia adalah pelindungku dia membebaskanku dengan janji bahwa dia tidak akan pernah meninggalkanku engkau “engkau” adalah kata yang memberi sayap bagi rohku “engkau” adalah kata yang mengangkatku tinggi “engkau” adalah kata yang membukakan langit “engkau” adalah kata kata mulia kata kudus kata hidup ambil aku ambil aku dan penuhilah aku dengan roh-mu ambil aku dan bentuklah aku dengan kasih-mu ambil aku dan jadikanlah aku segala yang engkau kehendaki tak ada pikiran tak ada keinginan tak ada napas dalam hidup selain milik-mu salib angin meraung dan hujan mengguyur dan pencobaan menganga untuk menelan hidupku ke salib aku lari tertambat padanya dalam harapan pada kuasa-mu aku berpegang menantikan kasih karunia dan kasih-mu dan angin pun reda dan laut di dalam diriku menjadi tenang dan paskah bangkit dalam terang wajah-mu",
      "file": "007-ff802f25.wav",
      "start_sec": 337.72,
      "end_sec": 392.6,
      "duration_sec": 54.88,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "75de3a11",
      "text": "keheningan engkau kudus dan di kaki-mu kami tersungkur sebab kami adalah daging dan kami manusia berdosa namun engkau mengangkat kami dalam lengan kemuliaan yang berkilau dan membawa kami ke tempat yang tak mungkin kami capai suatu tempat untuk bersama engkau dalam keheningan tanpa napas tanpa waktu kelembutan dan terang hanya engkau hanya engkau yang dapat memberiku keberanian hanya engkau yang dapat membuatku tegak hanya engkau yang dapat menarikku kepada-mu dan hanya engkau yang membawaku kepada dia tolong tolong hanya engkau ambil jauh kemauan dan keinginan tolong hanya engkau ambil jauh ketakutan dan keraguan tolong hanya engkau ambil jauh seluruh amarah tolong hanya engkau ambil hatiku untuk selamanya sekarang iman seekor ulat disentuh dan merindukan untuk terbang kepada-mu namun engkau tidak memaksanya dan tidak memintalkan kepompong baginya apakah ia pernah berpikir untuk menerobos keluar lalu berbalik? atau takut bahwa engkau sungguh dapat mengubahnya? tolonglah aku melayang terbungkus dalam pelukan iman",
      "file": "008-75de3a11.wav",
      "start_sec": 393.1,
      "end_sec": 442.86,
      "duration_sec": 49.76,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "0cb8b9ce",
      "text": "sampai engkau dapat menjadikanku seperti yang engkau kehendaki dari engkau dari engkaulah terang dan di sanalah hidup berada dari engkaulah iman yang makin bertumbuh semakin banyak kami melihat dari engkaulah kasih karunia yang menyelimuti dan melindungi kami dari engkaulah pengharapan yang olehnya kami menjadi ada engkaulah kasih: di mana engkau berdiam apa yang engkau lakukan siapa engkau bawalah kami untuk menjadi seperti engkau untuk melihat dan merasakan dan menyentuh engkau bersatu dengan engkau dalam hidup yang sejati dan murni seperti engkau tariklah kami, tariklah kami maju untuk bersama engkau, dan hidup bagi-mu agar berkenan kepada-mu selamanya ketika kami melihat engkau sebagaimana engkau adanya berdusta roh kebenaran adalah kuasa dan kemurnian roh dusta adalah penghancur yang benar apa jadinya ke mana itu akan menuntunmu pilihan itu ada berkali-kali yang satu najis yang lain adalah kebebasan apa yang akan kau pilih siapa engkau akan menjadi dia berdiri di hadapanku dia berdiri di hadapanku dalam keheningan, dalam kuasa",
      "file": "009-0cb8b9ce.wav",
      "start_sec": 443.36,
      "end_sec": 497.6,
      "duration_sec": 54.24,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "754b307c",
      "text": "dia berdiri di hadapanku tuhanku, rajaku dia berdiri di hadapanku dalam seluruh keindahan-nya dia berdiri di hadapanku dan aku pun tiada lagi (taat) takjub engkau bertanya apakah aku ingin berjalan lurus di hadapan-mu dan membangunkanku kepada seperti apa kehidupan dapat menjadi setiap langkah menuntun mataku untuk melihat seperti mata-mu melihat napas tertahan takjub tercurah kepada-mu tobat (dengan pengampunan dosa) bertobat—kata-nya—sebab engkau telah melukai dirimu bertobat—kata-nya—sebab engkau telah melukai aku bertobat—kata-nya—dan aku akan menyingkapkan dirimu bertobat—kata-nya—dan aku akan menyingkapkan aku bertobat—kata-nya—dan aku akan membersihkan dosamu dan aku akan mematahkan belenggumu dan aku akan membebaskan jiwamu bertobat—kata-nya—dan aku akan menarikmu kepada-ku bertobat—kata-nya—dan aku akan mendekat kepadamu bertobat—kata-nya—dan aku akan menggenggam tanganmu bertobat—kata-nya—dan aku akan menjadikanmu kasih bertobat—kata-nya—dan aku akan membawa kerajaan dan aku akan membawa buah-buah-ku dan aku akan membawa manusia baru bertobat—kata-nya—dan aku akan menunjukkan kemuliaan-ku bertobat—kata-nya—dan aku akan menjadikan kita satu",
      "file": "010-754b307c.wav",
      "start_sec": 498.1,
      "end_sec": 544.66,
      "duration_sec": 46.56,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "5d75e583",
      "text": "natal engkau menanggalkan kehormatan sebagai raja semesta engkau menanggalkan penyembahan dari kerumunan surgawi engkau menanggalkan damai dan sukacita surga dan menyelinap masuk sebagai seorang anak ke bumi ini engkau menanggalkan kuasa yang membentuk langit engkau menanggalkan kemuliaan dari segala diri-mu engkau menanggalkan kekuasaan atas segala keberadaan dan meraih keluar dari palungan di antara jerami sahabat roh kudus allah berjalan bersamaku ia meringankan langkahku dan mengangkat hatiku dia adalah yesus, yang menapaki perbukitan galilea dan memberiku sekilas pandang melalui pintu surga dia adalah allahku, yang berjalan bersamaku di taman dan mengasihiku sepanjang masa jiwaku bernyanyi karena kemuliaan-nya dan kasih-nya laparku dan hausku dipenuhi dengan air roh-nya roh kudus allah adalah terang hidupku dan dia adalah sahabatku selamanya doa bagaimana dapat kukatakan kepada-mu tentang kasihku kepada-mu ia terangkat dari kedalaman batinku dan melayang untuk menyongsong kemuliaan-mu ia pecah seperti ombak yang naik menimpa kilau kekudusan-mu ia membawaku tinggi untuk berpadu dengan kasih-mu",
      "file": "011-5d75e583.wav",
      "start_sec": 545.16,
      "end_sec": 599.4,
      "duration_sec": 54.24,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "3e9491c2",
      "text": "hatiku menjadi tenang napasku hilang rohku tak ada lagi di sini bawalah aku, tuhanku, agar senantiasa melayang ditopang lembut dalam kasih-mu adorasi ketika akhirnya aku tenggelam di hadapan kemuliaan hadirat-mu ketika aku datang kepada-mu dari terbang dan jatuhnya dunia ini ketika aku menyanyi kepada-mu penyembahan rendah hati jiwaku engkau menjangkau ke bawah dan memandikanku dalam kasih-mu kehendak-mu (hidup) hidup untuk menyenangkan hati-mu adalah nyanyian kasih selamanya ketika aku meninggalkan-mu ketika aku meninggalkan engkau dan mengembara mengikuti kekhawatiran dan luka-lukaku sendiri ketika aku berjalan ke suatu negeri untuk mencoba segala sesuatu sendiri aku terjerat dalam jaring kesepian dan dukacita namun ketika aku terjaga dan mengarahkan langkahku pulang lagi engkau ada di sana berlari menyongsongku dengan kasih-mu kehendak bebas oh, allahku dan pengharapanku kekasihku di atas semua yang lain rajaku, yang kusembah kasihku yang kekal bahwa engkau akan menciptakanku dengan sesuatu yang engkau kehendaki bahwa engkau, tuhanku, akan menghargai pemberianku di atas semua yang lain",
      "file": "012-3e9491c2.wav",
      "start_sec": 599.9,
      "end_sec": 657.98,
      "duration_sec": 58.08,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "d3cde36b",
      "text": "engkau memberiku hidup dan napas dan seluruh kasih-mu yang mulia namun tak satu pun dari ini seberharga pemberian yang paling kudus itu sebab engkau telah memberiku kehendak bebas – dari semua ciptaan-mu dan dengan itu aku dapat memberi diriku dan seluruh kasihku segala puji bagi-mu kemuliaanku yang memiliki segala dan memberikan segala kepadaku bahwa engkau meninggalkan bagiku suatu harta yang dapat kuberikan kepada-mu rindu aku rindu kepada-mu – tuhan aku rindu menyembah-mu dalam roh aku rindu kepada-mu – tuhan aku rindu mengenal-mu melalui firman-mu aku rindu kepada-mu – tuhan aku rindu mengikuti segala jalan-mu aku rindu kepada-mu – tuhan aku rindu setiap napas untuk lebih mengasihi-mu engkau adalah bapaku aku tiba-tiba mengenali engkau dan menemukan rasa memiliki yang begitu besar dalam pengenalan itu sekilas kami memohon kepada-mu untuk menunjukkan kemuliaan kudus-mu kepada kami kami memohon untuk mengenal engkau dalam seluruh diri-mu kami memohon kepada-mu untuk memberi makan kami dengan santapan dari pribadi-mu",
      "file": "013-d3cde36b.wav",
      "start_sec": 658.48,
      "end_sec": 709.2,
      "duration_sec": 50.72,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "ba8f0f50",
      "text": "namun ketika kami sekilas melihat engkau di hadapan kami kami harus tersungkur aku telah mengecap engkau dan engkau seperti minyak bagi jiwaku engkau ada di sana engkau ada di sana ketika aku terbang naik untuk menjumpai engkau engkau ada di sana ketika aku turun ke kedalaman engkau ada di sana ketika aku berjalan melalui kehidupan ini engkau ada di sana dan kepada-mu aku dapat percaya memberi berkat menyerahkan kehendak kita kepada orang lain berkat mengalah kepada keinginan orang lain berkat memikirkan orang lain sebelum diri sendiri adalah berkat menyerahkan kehendak kita kepada allah ketika kita mau tunduk dan memikirkan orang lain sebagai latihan untuk membuat kehendak kita mereda dan ketika kita memberi kepada apa yang ada di hadapan kita hati kita akan murni dan kita akan melihat allah sendiri saat-saat sendirian bersama-mu membentuk momen-momen hidupku persekutuan dan kasih mengangkatku ke tempat yang selalu ingin kutinggali untuk memelukku dalam lengan-mu pipiku di atas dada-mu",
      "file": "014-ba8f0f50.wav",
      "start_sec": 709.7,
      "end_sec": 757.54,
      "duration_sec": 47.84,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "41a59913",
      "text": "untuk berjalan bersama-mu, tanganku dalam tangan-mu kepalaku kuletakkan untuk beristirahat kasih-mu mengalir dan memenuhi aku sehingga aku memiliki lebih untuk dibagikan apa yang engkau berikan kepadaku jauh lebih banyak daripada yang pernah berani kuharapkan saat-saat aku sendirian bersama-mu menjadikan hidupku di sini berharga keberanian “keberanian” membangkitkan gambaran tentang prajurit dan naga tetapi engkau menunjukkan kepada kami keberanian sebagai kesabaran dan kebaikan sebagai berpaling dari kekhawatiran dan kerinduan yang berpusat pada diri sebagai berpaling kepada percaya dan penerimaan akan milik-mu selalu memandang ke atas kepada kebaikan dan hikmat-mu berdoa tidak tawar hati sampai kedatangan-mu mengakhiri waktu putra oh tuhanku, jiwaku, kekasihku di atas semua yang lain engkau menyelubungiku dalam kasih-mu dan menyelimuti aku dengan hakikat-mu engkau membawa rohku pergi dan membawaku kepada yang lain bagaimana dapat kubesarkan engkau ketika engkau telah lebih dulu ada engkau datang untuk menggenggam tangan kami dan mengangkat kami dari sekarat kami",
      "file": "015-41a59913.wav",
      "start_sec": 758.04,
      "end_sec": 812.12,
      "duration_sec": 54.08,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "dbe6d760",
      "text": "engkau menuntun kami melalui padang gurun dan membersihkan kami dari diri kami sendiri engkau berpadu dengan jiwa kami dan menggendong kami dalam kegelapan segala kemuliaan bagi allah di tempat mahatinggi dan di bumi harapan bagi manusia terang kejahatan adalah bagian yang terpisah dan berusaha mengangkat kepalanya yang buruk namun aku kembali tenggelam dalam pelukan-mu dan melihatnya ketika ia lari dari terang dan aku tahu jika ini dapat terjadi sekali ini dapat terjadi untuk selamanya rumah ketika engkau datang dan memenuhi tubuh ini ketika engkau mengusir semua yang lama maka kami akan tinggal kembali di firdaus-mu hidup ini berlalu diperbarui dalam kasih-mu engkaulah kerajaan engkaulah terang engkaulah kota kemuliaan allah kami tidak akan lagi memandang segala dukacita kami wajah-mu akan kami lihat dan kami akan pulang datanglah datanglah ya tuhanku mempelai pria kekal kami apa lagi yang dapat kami inginkan selain memiliki engkau di sini bersama kami bersukacitalah hai bangsa-nya rayakanlah kedekatan-nya",
      "file": "016-dbe6d760.wav",
      "start_sec": 812.62,
      "end_sec": 865.1,
      "duration_sec": 52.48,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "79410f18",
      "text": "betapa diberkatinya kami sekarang dan selamanya sajikanlah bagi-nya sebuah perjamuan dari diri kami dan pemberian kami datanglah ya tuhanku dan bawalah kami kepada-mu berharga ketika aku menyerahkan kehendakku kepada kehendak-mu segala yang datang kepadaku berasal dari-mu setiap kali aku menyerahkan hidupku kepadanya ia menyelubungiku dan menuntunku penglihatan-mu, jalan-mu, rencana-mu hikmat-mu yang melihat segala, yang mengetahui segala dibawa kepadaku ketika aku menanti dibawa kepadaku sebagai karunia-mu itu berharga – kehendak-mu itu kudus ia menuntun kami dan membentuk kami dan memelihara kami jadikanlah kami hidup begitu di dalamnya sehingga kami sampai kepada kepenuhannya kepada engkau bersama-mu ketika engkau menyentuhku semua yang lain menjauh tempat ini waktu ini hidup ini aku bersama-mu saja sekali lagi setiap kali engkau mendekat itulah sukacitaku waktu bersama-mu ini itulah napas dan keberadaanku bersihkan aku, murnikan aku hingga kemurnian agar aku tidak pernah meninggalkan kesatuan",
      "file": "017-79410f18.wav",
      "start_sec": 865.6,
      "end_sec": 916.32,
      "duration_sec": 50.72,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "e575207b",
      "text": "kebenaran tunjukkan kepadaku kebenaran apa yang ada di hatiku dan apa yang ada di hati-mu dengan roh-mu - untuk menuntun kepada seluruh kebenaran bagaimana mengikuti bagaimana mengasihi dan oleh terang-mu bagaimana mati untuk menginginkannya dan melihatnya dan mengatakannya - kebenaran sebagai penuntun untuk menerangi kakiku tunjukkan kepadaku kebenaran karena itulah engkau agar bebas dari dosa untuk mengasihi kehendak-mu, bukan kehendakku kehendak-mu bukan kehendakku adalah tempat untuk membawa segala kekhawatiranku kehendak-mu bukan kehendakku adalah tempat untuk meninggalkan keinginanku kehendak-mu bukan kehendakku adalah tempat untuk merebahkan kepalaku kehendak-mu bukan kehendakku adalah tempat untuk menyerahkan hidupku tiran tiran itu adalah adam tiran itu adalah manusia tiran itu adalah pikiran yang membunuh pikiran adalah ancaman pikiran adalah kematian pikiran adalah kelanggengan dari segala yang merupakan keegoisan ketika kita pergi mengikuti pikiran berpura-pura menjadi allah berpura-pura layak disembah kita meninggalkan kebaikan kita meninggalkan yang benar kita meninggalkan dia dan segala yang ada",
      "file": "018-e575207b.wav",
      "start_sec": 916.82,
      "end_sec": 975.86,
      "duration_sec": 59.04,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "a6f6979d",
      "text": "kembalilah ke taman kembalilah untuk melihat kembalilah ke kebebasan ke firdaus allah kamu adalah allah-allah engkau mempesona kami dengan keindahan-mu engkau mempesona kami dengan kata-kata-mu engkau mempesona kami dengan keagungan-mu engkau mempesona kami dengan wajah-mu ditarik begitu dekat sehingga kami tak dapat bergerak ditarik begitu dekat sehingga kami bahkan tak dapat berkedip kami masih ada — semburat yang jauh tersisih tetapi engkau meniadakan seluruh hidup engkau menutupi bahkan napas semburat kami ada bagi-mu itu ada namun bagi kami akhirnya yang ada hanya engkau hanya engkau hanya engkau hingga akhirnya hingga akhirnya hingga akhirnya kami adalah engkau dulu dan sekarang aku adalah pengikut kristus dulu dan sekarang aku berjalan bersama-nya melalui jalan-jalan berdebu dunia aku takjub akan mukjizat-mukjizat-nya dan firman-nya, dan kasih-nya melalui firman-nya yang kudus aku dapat berada di sana bersama-nya untuk melihat pribadi yang ia dahulu — dan sekarang — adalah aku adalah petrus, yang dapat berjalan di atas air sejenak dan kemudian jatuh karena ketakutannya sendiri aku takut perahuku sendiri di dunia ini akan tenggelam sekalipun ia ada di dalamnya bersamaku",
      "file": "019-a6f6979d.wav",
      "start_sec": 976.36,
      "end_sec": 1038.12,
      "duration_sec": 61.76,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "11c4adbc",
      "text": "aku adalah maria, yang membasuh kaki-nya dengan air mataku dan aku bersama mereka ketika ia membasuh kakiku dengan kasih-nya aku adalah yohanes yang berdiri di bawah salib dan melihat pemberian kasih-nya yang terbesar dan berlari bersama-nya ke kubur yang kosong dari segala kematian selalu ia menjelaskan kepadaku rahasia-rahasia besar tentang cara hidup yang lain, dunia yang lain dan aku telah melihat bahwa kita dapat sekali lagi diam bersama allah — dalam kasih itu adalah dunia baru ketika ia ada di dalamnya dan hanya sececap kebersamaan dengan-nya untuk sepanjang masa aku berjalan bersama dia yang selalu menyertai kita ketiadaan oh betapa sakitnya ketika aku jauh dari-mu aku menaiki kendaraan keraguan dan kehendak diri dan ketidakmauan mengampuni dan pergi ke gurun tanpa air ke kehampaan tanpa terang ke negeri tanpa hidup penyerahan diri kembali dan penyegaran dan kesadaran sering menyertaiku dan karena itu aku bersyukur untuk perjalanan itu namun aku begitu letih dan tersesat tanpa damai-mu dan sukacita-mu aku tetap terpelihara karena aku tahu ketika aku mengarahkan langkahku pulang lagi engkau akan menunggu karena engkau telah berjanji, engkau tidak akan pernah meninggalkanku",
      "file": "020-11c4adbc.wav",
      "start_sec": 1038.62,
      "end_sec": 1094.3,
      "duration_sec": 55.68,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "f98a66df",
      "text": "tuhan semesta alam menolongku menemukan kacamataku betapa lebih lagi ia akan menolongku menemukan jalan-nya semua beribu-ribu hal yang telah engkau buat bagiku merupakan keajaiban yang mengagumkan ikan-ikan dengan sejuta warna dan ombak yang mengaum seperti guntur kemuliaan bambu dan redwood dan bunga-bunga yang besar maupun kecil bintang-bintang yang bertaburan di seluruh langit dan hempasan laut saat fajar namun oh tuhan yang kudus, engkau yang kekal tak satu pun ciptaan-mu tampak bila dibandingkan dengan terang kemilau-mu yang bersinar dari hadapan wajah-mu sebab di dalam engkau berdiam seluruh kemuliaan segala yang lampau segala yang kini segala yang akan datang sentuhlah kami agar kami boleh mengenal engkau dan akhirnya memiliki hidup dalam kasih-mu di dalam di dalam kita ada dunia lain sebuah bait dan sebuah salib kita datang kepada-nya di dalam dunia itu untuk menyembah-nya, bertobat dan diubah itulah jalan, jalan yang sempit yang membawa kita kepada tuhan kita kita hanya perlu datang dan menanti dia sampai ia membebaskan kita dari daging kita mendekat untuk mendengar dan melihat bagaimana adanya kita dan bagaimana kita dapat menjadi berdiri dalam terang ketika kita melihat hati kita dan diubah oleh kuasa dan kasih karunia-nya keluar dari kegelapan, bebas dari dosa untuk hidup murni - bersama-nya dalam kasih kerajaan itu ada di dalam kita di sana untuk bersama-nya dan melihat-nya mengapa kita ingin berada di tempat lain selain di sana bersama-nya sebagai satu",
      "file": "021-f98a66df.wav",
      "start_sec": 1094.8,
      "end_sec": 1166.64,
      "duration_sec": 71.84,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "8cd77629",
      "text": "dia memberi ketika ia mengetuk jika kita mau membuka ia memberi hidup-nya dan segala diri-nya kata-kata dan ajaran yang menunjukkan, menyucikan, setiap saat setiap hari dalam pergi kita dalam diam kita ketika kita berdiri dan ketika kita duduk ketika kita menanti dalam keheningan percaya menarik memelihara menuntun mengasihi selalu berjaga-jaga di dalam kita di dalam kita bawalah kami kepada-nya untuk melihat-nya untuk menjadi dia satu dengan-nya ciptaan baru syukur kepada allah - atas karunia-nya yang tak terkatakan doa bapa kami ini bukan doa biasa namun ia memberikannya kepada kita sebagai teladan cara kita seharusnya bersekutu dengan-nya betapa penuh kasih ia bahwa ia mau menunjukkan kepada kita dalam beberapa ‘kata sederhana’ jalan yang paling berkenan kepada-nya bagaimana kita harus datang ke hadirat-nya dan bagaimana kita harus menjalani hidup kita bapa menyebut engkau bapa mengandung keajaiban yang begitu besar bahwa kami yang dari daging dapat menjadi anak-anak-mu kekudusan dan kemuliaan-mu begitu jauh dari kami",
      "file": "022-8cd77629.wav",
      "start_sec": 1167.14,
      "end_sec": 1215.78,
      "duration_sec": 48.64,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "54a348c2",
      "text": "dari segala yang menurut kodratnya cenderung kami jadi namun engkau turun dan merangkul kami dan membawa kami kepada-mu di atas sayap kasih maka dengan sangat rendah hati kami memanggil engkau bapa sementara engkau melihat kami sebagaimana kami dapat menjadi melalui kasih kehendak-mu kehendak-mu seperti mawar di musim panas ia mekar menjadi sesuatu yang indah untuk dipandang jika saja kami mau menyerahkan kehendak kami kepada kehendak-mu kami pun akan mekar menuju kemurnian pelanggaran saat hari berakhir dan aku menapakinya kembali bersama-mu aku dapat melihatnya melalui mata-mu yang sepenuhnya mengasihi tak seorang pun telah berbuat salah kepadaku ketika aku melihat dengan penglihatan-mu yang jernih aku bersyukur bahwa engkau melihat aku melalui mata itu selamanya kerajaan-mu indah, oh tuhanku kuasa-mu bahkan tak dapat kami bayangkan kemuliaan-mu bersinar sepanjang seluruh kekekalan dan kami ingin melihat semuanya dan tinggal bersama engkau selamanya kerajaan bawalah kerajaan-mu ke dalam hati kami",
      "file": "023-54a348c2.wav",
      "start_sec": 1216.28,
      "end_sec": 1268.12,
      "duration_sec": 51.84,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "f09f1e59",
      "text": "biarlah kami menyanyikan kasih kami bagi kemuliaan-mu biarlah kami menyanyikan kasih kami kepada saudara-saudara kami biarlah kami menyerahkan diri kami kepada kesukaan-mu biarlah kami menyerahkan diri kami kepada satu sama lain curahkan kasih-mu yang manis atas hidup kami dan jadikanlah kami sebagaimana engkau kehendaki roti engkaulah roti yang menopang kami dalam hidup kami makan dari hidup-mu firman-mu dan kasih-mu engkau menawarkan diri-mu sebagai santapan bagi pertumbuhan kami we follow after down life’s dusty roads berilah kami makan, rajaku, dengan kebenaran-mu dan roh-mu segala yang lain akan mengikuti dengan engkau sebagai tuhan kami pencobaan jangan biarkan kami tergoda untuk menyimpang dari jalan-mu jangan biarkan kesombongan atau kepahitan kami menuntun kami pergi jagalah kami aman dengan kaki yang tertarik kepada-mu akhirnya bawalah kami untuk berlutut di hadapan kasih-mu tambahan oleh hall di bawah: sebuah hadiah bagi-mu sebagai balasan kasih engkau meninggalkan takhta-mu dan seluruh kuasanya, untuk menebus kami dari perbudakan dosa.",
      "file": "024-f09f1e59.wav",
      "start_sec": 1268.62,
      "end_sec": 1321.9,
      "duration_sec": 53.28,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "97ccf2db",
      "text": "engkau memberi kami hidup kami di bumi, dan kini menawarkan kepada kami hidup di surga. tolonglah kami untuk memberi kepada-mu sebagai balasan, menuntaskan sifat mementingkan diri kami sampai kematiannya yang terakhir. tunjukkan kepada kami bagaimana mengikuti pimpinan-mu, untuk menyalibkan nafsu dan daging kami. ajarlah kami bagaimana hidup benar, agar itu berkenan kepada-mu dan kepada bapa-mu. pimpinlah kami dalam jejak langkah-mu, supaya kami berhasil, bukan tersandung. agar kami dapat menjadi satu selamanya, bersama-sama, dalam kerajaan kasih dan damai-mu. agar kami dapat berjalan dalam terang-mu, untuk melayani-mu dan kehendak-kehendak-mu yang kudus. tolonglah kami menyerahkan hidup kami kepada-mu, hidup kami sebagai korban yang hidup, hadiah kami bagi anak kudus itu. kiranya engkau memerintah atas segala kata dan tindakan kami sebagai tuan kami, tuhan yang kekal, dan raja. ketika kami memandang orang lain, kami tidak mencari agar mereka melayani kami, melainkan kami mencari agar kami melayani mereka.",
      "file": "025-97ccf2db.wav",
      "start_sec": 1322.4,
      "end_sec": 1376.32,
      "duration_sec": 53.92,
      "gap_before_sec": 0.5
    },
    {
      "hash": "21076870",
      "text": "dulu, dalam hawa nafsu, kami mencari agar mereka melakukan sesuatu bagi kami. kini, dalam kasih, kami mencari agar kami melakukan sesuatu bagi mereka. sebab di dalam mereka kami melihat engkau, dan cermin diri kami sendiri, dan kami ingin menolong daripada ditolong. terima kasih, bapa kami, terima kasih, juru selamatku, karena engkau telah memberikan diri-mu kepadaku, supaya aku dapat memberikan dari-mu kepada mereka.",
      "file": "026-21076870.wav",
      "start_sec": 1376.32,
      "end_sec": 1402.72,
      "duration_sec": 26.4,
      "gap_before_sec": 0.0
    }
  ]
}